11 Januari

Pagi itu kami checkout dari homestay kami di Surabaya untuk menuju Malang.

Jalanan relatif lancar dan kami tiba di Malang sekitar Dzuhur. Setelah Abah dan Bang Hakim sholat Jumat, meluncurlah kami ke Museum Angkut. Setelah membayar 100ribu (!) per orang, lalu pergelangan tangan dipasangi gelang. Ternyata museumnya buesaaar sekali. Bagi Hakim dan Abah, museum ini seperti surga😁, semua jenis transportasi ada. Berbagai model, usia dan merk. Yang menarik, selesai dari Museum Angkut, di pintu keluar di area pasar apung, pengunjung ditawari untuk masuk ke museum lain, Museum Topeng Indonesia. Tidak kalah dengan koleksi mobil di museum angkut, koleksi artefak di museum ini lumayan lengkap juga. Mulai dari artefak dari situs di Trowulan, hingga patung pemanggil hujan dari Maluku. Perwakilan artefak dari Sabang hingga Merauke sepertinya ada semua.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *