12 November

Malam tadi kami tidur di Hotel Zuri Palembang. Kami bersiap pagi-pagi untuk berangkat ke Pelabuhan Tanjung Api-api sekitar 2 jam jauhnya dari Kota Palembang. Ya, kami akan menyebrang ke Pulau Bangka.

Pemandangan sepanjang jalan menuju pelabuhan apalagi kalau bukan perkebunan kelapa sawit, bomusnya kali ini dilatarbelakangi langit pagi kebiruan, membuat perjalanan jadi lebih bersemangat.

Kami tiba di pelabuhan sekitar jam 11, kemudian membeli tiket untuk keberangkatan jam 1 siang di hari yang sama. Biayanya untuk kendaraan truk kami sebesar Rp1,250,000.,-. Oh ya, di sini truk kami ditimbang dan beratnya adalah 5.4 ton! Pas dengan berat maksimal yang bisa ditanggung oleh truk jenis ini.

Perjalanan menuju Bangka makan waktu sekitar 3 jam. Kami makan siang di dalam truk di atas kapal. Manfaatkan sisa rendang dan tongkol lada garam pemberian Acik Rita dan Yeri tempo hari. Alhamdulilah

Kami tiba di Pelabuhan Muntok Bangka, sekitar pukul 4 sore. Truk diparkir tepat di bawah Menara Mercusuar Tanjung Kalian.

Mercusuar ini didirikan tahun 1862, masih asli belum ada yang dirombak. Dari atas mercusuar ini, para nahkoda dapat memantau lautan hingga jarak 40 mil.

Kami putuskan menginap di sini, selain pemandangannya cantik, di dalam kompleks mercusuar ada kamar mandi dan musholla yang terbuka untuk umum sehingga bisa kami gunakan.