12-13-14 April

Tiga hari ini kami beristirahat ngelempengin badan di King Village Bima, homestay seperti rumah. Tiap rumah terdiri dari dua kamar dan satu ruang tamu yang luas. Ambu dan Abah mulai terserang demam dan flu. Kurang istirahat disertai cuaca panas selama beberapa hari di Doro Ncanga menumbangkan pertahanan tubuh kami.

Namun di hari pertama Abah belum bisa istirahat full karena ternyata ban kiri belakang lagi-lagi kempes. Abah terpaksa harus mengganti ban dan mencari tukang tambal ban.

Hari ke-3, waktunya melanjutkan perjalanan. Om Mul, polhut Doro Ncanga kebetulan sedang di Bima. Kami ketemuan dan Om Mul ikut mencarikan tukang tambal ban. Setelah itu kita makan siang bersama dan berpisah.

Kami melanjutkan perjalanan ke Sape. Di jalan kami singgah di Uma Lengge Wawo. Berbeda dengan Uma Lengge di Sambori, Uma Lengge di sini ukurannya lebih kecil dan berfungsi sebagai tempat menyimpan hasil panen terutama padi. Letaknya juga berkumpul dalam sebuah kompleks, tidak sendiri-sendiri. Yang menyamakannya dengan Uma Lengge Sambori adalah usianya yang juga sudah ratusan tahun.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *