Entries by Keluarga Kusmajadi

Jalan Berliku Menuju Danau Ranamese dan PEMILU di Bajawa

16-17 April Walaupun ini kali kedua kami ke Flores, ini adalah pengalaman pertama Abah nyetir di Trans Flores. Biasanya disetiri Christian dan kami ‘pingsan’ di jok belakang 😆, sorry Chris. Christian adalah guide kami ketika kami ke Flores tahun 2015 dan 2017 lalu. Jalanan dari Labuan Bajo menuju Ruteng rupanya lumayan ‘keriting’. Berkelok-kelok dan menanjak, […]

Menyebrang ke Flores

14-15-16 April Kami tiba di Pelabuhan Sape setelah adzan Ashar. Pelabuhan lengang sekali. Hanya tampak 3 truk sedang parkir di salah satu sudut lapangan parkir pelabuan yang luas. Tujuan kami sebetulnya adalah Sumba. Namun sejak di Bima kami sudah tahu kalau kapal ke Waikelo Sumba tidak beroperasi karena pelabuhan Waikelo rusak dihantam badai. Pelabuhan ditutup […]

Beristirahat di Bima

12-13-14 April Tiga hari ini kami beristirahat ngelempengin badan di King Village Bima, homestay seperti rumah. Tiap rumah terdiri dari dua kamar dan satu ruang tamu yang luas. Ambu dan Abah mulai terserang demam dan flu. Kurang istirahat disertai cuaca panas selama beberapa hari di Doro Ncanga menumbangkan pertahanan tubuh kami. Namun di hari pertama […]

Kembali ke Doro Ncanga dan Festival Tambora

7-8-9-10-11-12 April Kedatangan kami Dompu-Bima ini bertepatan dengan rangkaian Festival Tambora yang puncaknya akan digelar di savana Doro Ncanga tanggal 11 April. Festival Tambora pertama kali diadakan tahun 2015, dibuka oleh Presiden Jokowi dalam rangka memperingati meletusnya Gunung Tambora 200 tahun yang lalu, 11 April 1815. Mumpung kami sedang di Sumbawa, demi menyaksikan puncak acara, […]

Pacoa Jara di Bima yang tidak layak ditonton

7 April Terus terang Ambu sesungguhnya tidak terlalu tertarik melihat Pacoa Jara atau pacuan kuda Bima ini. Selain dijadikan ajang bermain judi, pacuan kuda ini juga menggunakan anak-anak sebagai jokinya. Tanpa pelana apalagi helm berkuda, anak-anak berusia antara 6-9 tahun berlomba memacu kuda di arena becek yang licin. Tidak terhitung jumlah anak-anak yang cedera karena […]

Lakey

5-6-7 April Semenjak belajar surfing di Kuta, Sabiya belum menemukan kesempatan lagi untuk meneruskan pelajaran surfingnya. Mumpung di Bima, maka rapat keluarga memutuskan untuk ke Pantai Lakey di Selatan Dompu, siapa tahu ada kelas surfing untuk Sabiya. Tiba di Lakey matahari sedang terik-teriknya. Kami menyusuri jalanan di tepian pantai sambil mencari tempat yang cocok untuk […]

Sambori, Uma Lengge terakhir di Bima

4-5 April Satu hal yang mencolok di Bima adalah banyak banget warung bakso😆. Secara warung bakso identik sama Mas-mas dari Solo dan Bima jauh banget dari Solo😁. Dan penjelasannya ada di Doro Ncanga: daging sapi melimpah ruah di sini dan harganya separuh harga di Jawa. Singkat cerita masuklah kami ke salah satu kedai ini dan […]

Menuju Dompu : Ban Kempes

2-3 April Dari Desa Pancasila, kami menginap semalam lagi di Doro Ncanga, lalu pagi-pagi berangkat ke Dompu. Dalam perjalanan Sabiya sempat berfoto dan berdekatan dengan binatang kesayangannya, kuda. Setelah berjalan kurang lebih 30 menit, tiba-tiba terdengar suara angin keluar dari celah kecil, “Ppppppssssss”. Truk ditepikan dan Abah segera turun memeriksa ban kiri belakang, ban langganan […]

Desa Pancasila di Kaki Tambora

31 Maret – 1 April Hari masih sore ketika kami menepi di Pelabuhan Calabai sepulang dari Satonda. Tujuan berikutnya adalah Desa Pancasila berjarak sekitar 45 menit dari sini. Di tengah jalan Ambu mengisi ulang kulkas dengan telur, kacang panjang, kubis dan tomat. Untuk sampai di Desa Pancasila kami melewati Kantor Polisi Hutan Pancasila yang kelihatannya […]

Pulau Satonda

31 Maret Setelah menginap di savana Doro Ncanga dua malam, dengan berat hati kami bergerak ke tujuan berikutnya yaitu Satonda dan Desa Pancasila. Dari Mas Rio Abah dapat kontak untuk menyewa kapal ke Pulau Satonda, namanya Bang Christ. Kami janjian dengan Bang Chris di pelabuhan Calabai. Di tepi pantai nampak sebuah speedboat sudah siap membawa […]